Minggu, 08 Februari 2009

Menjadi Teladan

Tema: “Menjadi Teladan”

1 Timotius 4:12
“Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkahlakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”

Timotius merupakan seorang hamba Tuhan yang relative masih muda dan belum memiliki banyak pengalaman di dalam memimpin jemaat. Dengan melihat kondisi dan keadaan seperti itu, Paulus menasehati Timotius supaya orang lain tidak memandang rendah hanya karena usianya yang masih muda, tetapi justru dalam kemudaan usia dan pengalamannya, ia dituntut untuk menjadi teladan bagi jemaat yang dilayaninya. Adapun teladan yang harus ditampakkan oleh Timotius kepada jemaat yang dilayaninya yaitu menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, dalam kasih, kesetiaan dan kesucian. Hal ini harus nampak dalam kepemimpinannya sebagai seorang hamba Tuhan. Di mana Timotius memerlukan integritas diri yang sempurna yang lahir dari dirinya sendiri dan yang dapat dipancarkan kepada dunia sekitarnya sehingga nampak wibawa ilahi sebagai seorang hamba Tuhan.

Timotius yang masih muda di tuntut untuk menjadi teladan bagi kehidupan orang lain, baik dalam hal perkataan, tingkah laku, dalam kasih, kesetiaan dan kesucian. Berkaitan dengan hal ini, kita sebagai orang percaya diajar untuk menjadi teladan bagi orang lain dalam hal perkataan, tingkah laku, dalam kasih, kesetiaan, dan kesucian. Ha ini tentu bukan hanya sebatas di tengah-tengah orang percaya, tetapi hal ini berlaku bagi kita, pada saat kita melakukan bisnis dengan rekan binis, karyawan, dengan orang yang dipimpin dan lain sebagainya.

Sudahkah Anda menjadi teladan bagi orang lain, baik itu bagi karyawan, rekan kerja atau patner bisnis Anda dalam perkataan, tingkah laku, dalam kesucian hidup dan dalam kesetiaan? Walaupun Anda masih memasuki usia muda, Anda di tuntut untuk memiliki integritas diri yang tinggi, sehingga orang lain tidak menganggap rendah diri kita. Dengan kesadaran akan hal ini kita di tuntut untuk menjadi teladan bagi orang lain. Niscaya dengan adanya hal ini, kita akan dihargai dan dihormati oleh orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar